Wednesday, March 26, 2014

Jalan-jalan mengintip keindahan kota Blitar

Pagi itu, Senin 24 Januari 2013 saya dan rombongan warga Mess TPPI berkumpul bersama jam 05.00 pagi. Suasana pagi yang sejuk, sedikit gelap ditambah dinginnya embun pagi yang menyegarkan mengiringi langkah kaki ku untuk turut serta dalam expedisi ini. Walaupun saat itu kepala rasanya nyut-nyutan, aku paksakan untuk ikut,"niat silaturahmi ya Allah, bismillah...".
 
Sudah jam 05.15 dan driver bus belum juga datang, sudah 5 menit telat dari jadwal keberangkatan semula. Jam 05.25 akhirnya sang driver, Pak Rahmat, datng juga. Saya dan Pak RT kemudian mengkoordinasikan peserta untuk masuk ke bus dan kendaraan lain. Kita rombongan total menggunakan 1 unit mini bus, 2 Kijang Innova, 1 Honda Stream, 1 Pajero, dan 1 Honda CRV. Rame lah pokoknya :)
 
Perjalanan ditempuh dari pukul 05.30 - 10.00 dari Tuban - Blitar (Kec. Ponggok). Sampai di Blitar, kami langsung menuju kediaman Pak Iswahyudi Sumarsono. Sungguh kaget dan surprise kami, dateng-dateng melihat pohon rambutan yang merah merah dan pendek-pendek,,jadi tinggal ambil aja pake tangan
 

 
 Setelah beristirahat di kediaman Bapak Iswahyudi, makan pagi, n ada durian juga lho...cuma karena saya sedang sakit kepala jadi ga berani makan deh :(. Lalu perjalanan dilanjutkan menuju kompleks Candi Penataran, perjalanan kurang lebih 45 menit dari rumah Pak Iswahyudi, dimana ada salah satu jalan yang amat sangat ngeri untuk dilalui. Jalan seperti cekungan yang kanan kirinya sungai, tanpa ada pembatas jalannya, beeuuhhh serem banget deh pokoknya. Mesti hati2 bagi temen2 yang berkendaraan besar melewati jalan tersebut. Cuma sayang saya tidak ambil fotonya karena ada di dalam bis. Sampai di Candi penataran, tempatnya enak, bersih, rapi, viewnya juga nostalgic banget (halah...bahasanya sok keren,,kwek kwek....) berikut saya tampilkan beberapa fotonya :)

Panorama Candi Utama
 

View dari atas Candi utama

Rombongan menuju Candi utama

Trio macan sedang berpose

Admin pasang gaya
 Dari candi Penataran perjalanan dilanjutkan ke Makam Bung Karno, ummm serem....saya ga berani ambil gambarnya, takut ada yg nampang soalnya, hehe. Jadi ini saya tampilkan foto-foto nya yang diambil oleh salah seorang anggota (Pak erfan). Oia mesti sabar kalau datang ke makam Bung Karno, soalnya ketika pulang menuju jalan keluar, temen-temen akan "dipaksa" melewati labirin pedangang2 yang suempit, huh...ga ada jalan keluar lain soalnya. Dan itu labirin cukup panjang juga lhoo...bikin pegel kaki lah, siap2 balsem aja...

 

Patung replika Bung Karno

Situasi di makam Bung Karno, warga berdoa

Pintu masuk makam Bung Karno

Pintu masuk makam Bung Karno, closer

Pendopo makam
 
Masjid di dalam kompleks makam Bung Karno
 


Perjalanan pulang sampai di tuban kami lancar, cuma agak gelap aja jalanan karena melewati hutan jati. Overall jalan2 di Blitar cukup mengasyikkan deh...hehe

to be continued for the next journey ^^