Tuesday, October 2, 2012

Tips dan Triks menyusun Proposal PKM-P, PKM-K, PKM-T, PKM-M Lolos Dikti

Dalam hal PKM (Proposal Kegiatan Mahasiswa), ide yang bagus saja tidak cukup, karena ide tersebut harus anda tuangkan dalam bentuk tulisan dan dengan format tertentu untuk dapat disetujui untuk didanai. Membuat proposal PKM itu gampang-gampang susah. Tergantung dari keterampilan menulis pembuatnya. Kadang ide yang bagus namun penyampaiannya kurang menarik, juga ga lolos, dan banyak proposal dengan ide sederhana malah lolos didanai karena proposalnya bagus. "Jadi saya mesti gimana nie ? Pengen banget nulis proposal PKM neh ? masak gua mesti makan pulpen sambil bilang wowww 77x gitu ??" hehe....

Sabar bro, semua pasti ada jalan keluarnya, ini ane kasih tips n trik nya gimana cara buat proposal yang bagus n dijamin insya Allah lolos. Tapi sebelum nulis, ente mesti udah punya ide proposal apa yang mau dibuat (tema proposal) dulu ya,,kalo belum punya baca dulu Bagaimana mencari ide buat proposal PKM. Nah, kl udah baca or udah punya, gini nie cara tips n trik membuat proposal PKM.

1. Buatlah judul se-dahsyat mungkin.
Judul proposal adalah kesan pertama yang anda berikan kepada reviewer. Ada iklan mengatakan "kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda". Nah itu memang bener, judul proposal anda adalah yang pertama dilihat. Terkadang reviewernya mensortir proposal dengan hanya melihat judul proposal. Anda bisa bayangkan puluhan ribu proposal yang masuk harus diseleksi oleh hanya 3 orang reviewer. Bisa copot itu mata kalo membaca satu-satu proposal lengkap. Jadi cara yang realistis dan paling mungkin adalah dengan hanya melihat judul proposal. Dari puluhan ribu proposal yang masuk, masuk seleksi tahap pertama (yaitu berdasarkan judul), mungkin akan jadi masuk ribuan saja. Sudah banyak proposal yang berguguran dikarenakan hanya karena judul. Wuihhh penting banget kan judul itu, jangan sampe proposal yang udah capek-capek kita buat ga dibaca isinya cuma karena judulnya kurang menarik. Jadi, judul proposal yang dahsyat adalah WAJIB mutlak bagi para PKM lovers (alah,,,alay banget sebutannya ^^). Kuncinya adalah anda gunakan istilah-istilah keren dari background pendidikan anda, dan masukkan itu ke dalam judul proposal anda. Istilah "Separation" akan lebih menjual daripada sekedar kata "Pemisahan". Tapi bukan harus pake istillah bahasa inggris lho ya...karena ga semua istilah berasal dari bahasa inggris. Ni contoh judul proposal yang dahsyat "Pembuatan emas dari tanah liat". Gimana ? spektakuler kan ?! orang pasti terkesan dan penasaran dengan judul ini, gimana bisa buat emas dari tanah liat ? Haha...padahal caranya ya gampang aja, tanahnya dijual buat beli emas khe khe.... :p

2. Sesuaikan Judul dengan jenis PKM.
Kesesuaian judul PKM dengan jenis PKM adalah hal yang sangat krusial. Jangan sampai kita membuat proposal PKM-P tapi kita malah memasukkanya ke PKM-T. Hal ini dikarenakan biasanya kita rada bingung, ini masuknya PKM-P apa PKM-T ya,,kita pilih PKM-P eh ternyata menurut reviewernya harusnya masuk PKM-T. Udah deh, pasti langsung masuk tong sampah tu proposal, hehe...sadissss. Untuk itu, ada baiknya kita konsultasikan kepada dosen pembimbing atau dosen Univ yang sdh pernah punya pengalaman jd reviewer.

3. Nurut 100% ama format yang ditentukan oleh DIKTI.
Anda harus menuruti benar-benar format penulisan proposalnya, mulai dari font, tata letak, warna sampul, cara njilid, CD soft copy, nama file soft copy, batas kiri-kanan (margin). Yang paling penting yaitu cara penulisan daftar pustaka, ikuti caranya seperti format PKM-GT. Jangan melebihi batas halaman yang diijinkan, biasanya cuma maks 10 halaman. Jadi jangan sampe format anda tidak sesuai dari yang seharusnya. Sangat mudah untuk melihat kesalahan format pada proposal anda. Sama saja seperti anda berada di sekumpulan siswa SMP yang berseragam Biru putih, dan anda berseragam batik sendirian, hehe....

4. Buat anggaran dana yang selogis mungkin
Dalam setiap tahunnya, Dikti memberikan jumlah dana maksimum yang bisa anda dapatkan. Akan tetapi biasanya anda akan mendapat jumlah yang lebih sedikit dari itu. Alasannya adalah untuk pemerataan, sehingga dengan lebih sedikitnya jumlah dana yang diberikan, semakin banyak proposal yang bisa didanai, but....infact, we completely do not know, hehe...
Jika misal Dikti memberikan anggara dana maksimum 10 juta katakanlah, maka anda buat anggaran dana yang mendekati 10 juta lah,, buat 10.1 jt misal. Tapi kl memang anggarannya jauh dibawah jumlah itu, jangan melakukan mark up. Karena pasti ketahuan, mark up si boleh asalkan anda buat sehalus mungkin ya, haha...^^v

5. Fokus pada latar belakang dan Metodologi
Pada seleksi final, dua hal inilah yang akan dibaca oleh riviewer, buat latar belakang anda semenarik mungkin. Sehingga terkesan "wah" dan memberikan mafaat yang besar untuk pengetahuan dan masyarakat. Namun jangan lupa, latar belakang yang "wah" itu harus bisa dijawab oleh metodologi yang baik. Sehingga bukan sekedar omong kosong saja. Ingat, untuk secara keseluruhan hindari kesalahan pengetikan, ejaan maupun istilah.

anyhow, tiap reviewer puya cara sendiri-sendiri dalam menseleksi proposal PKM yang masuk di setiap tahunnya. Semoga anda berhasil :)

nah itu sedikit sharing ilmu untuk anda para PKM lovers,, jangan lupa tinggalkan jejak anda di comment yaa...

Salam
:)
 
 
 
 

Reactions:

12 comments:

  1. makasih bro, sangat bermafaat untuk menambah wawasan. apalagi tahun ini fokus ke PKM K

    ReplyDelete
  2. Sama-sama...
    semoga lolos PKM-K nya

    ReplyDelete
  3. Sangat bermanfaat,terima kasih ya

    ReplyDelete
  4. Terima kasih... semoga bermanfaat...

    ReplyDelete
  5. Makasih baget....mulai terinspirasi nih.
    Mudah mudahan loloooooos

    ReplyDelete
  6. kak aku pengen coba buat proposal PKM, tapi aku bingung cara mulainya. aku udah kepikiran beberapa judul dan menurut aku semua itu harus ngelakuin penelitian. nah untuk penelitian itu pake biaya pribadi dulu atau gimana ya? misalnya ajanih banyak yang bikin inovasi-inovasi teknologi, makanan dan lain2. semua itu butuh penelitian kan utk dituangkan dlm bentuk tulisan.. trs kita mesti neliti dulu nih? baru ntar dapat dana dr dikti (kalo lulus) buat ganti duit penelitian kita. mohon balasannya :)

    ReplyDelete